ANALISA RISIKO KESEHATAN ORANGUTAN

Bersama-sama Menjaga Kesehatan Populasi Orangutan di Indonesia

Apa itu ARKO?

Analisa Risiko Kesehatan Orangutan (ARKO) atau Orangutan Health Risk Analysis adalah model tata kelola untuk mengukur peluang terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan pada satwa liar, dalam hal ini orangutan, serta menyusun strategi pencegahannya. 

Di tahun 2024, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam hal ini Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik, dibawah Direktorat Jenderal Konservasi dan Sumber daya Alam dan Ekosistem, berkolaborasi dengan OVAG (Orangutan Veterinary Advisory Group) untuk mengadakan rangkaian Diskusi Kelompok Terpumpun membahas ARKO.

ARKO mengadopsi sistem dari Wildlife Disease Risk Analysis (WDRA) yang dikembangkan oleh IUCN dan WOAH (dulunya OIE) yang telah digunakan dalam pengelolaan kesehatan satwa liar di berbagai area dan spesies. 

Kunci utama ARKO adalah kolaborasi multi-displiner, mengingat ancaman bagi kesehatan satwa liar mencakup agen penyakit dan non-penyakit. Hasil diskusi ARKO adalah serangkaian panduan pengelolaan kesehatan untuk orangutan yang telah disepakati bersama oleh para pemangku kepentingan yang terlibat. 

Ringkasan Eksekutif ARKO
Bornean orangutan on the tree under rain in the wild nature. Central Bornean orangutan ( Pongo pygmaeus wurmbii ) on the tree  in natural habitat. Tropical Rainforest of Borneo.Indonesia

Daftar Isi ARKO

Komunikasi Risiko

Pada langkah pendahuluan ini, kita bersama-sama mengidentifikasi para pemangku kepentingan dalam pengelolaan kesehatan dan konservasi orangutan. 

 

Selengkapnya

Deskripsi Masalah

Dalam langkah pertama ARKO, kita mendefinisikan kondisi pengelolaan kesehatan orang utan, fokus, tujuan,  serta pertanyaan kunci yang akan didiskusikan dalam analisa ini.

Selengkapnya

Identifikasi Ancaman

Dalam langkah kedua, kita mengidentifikasi ancaman-ancaman bagi kesehatan orangutan, dan kemudian memilih yang menjadi ancaman prioritas.

Selengkapnya

Penilaian dan Pengelolaan Risiko

Langkah ketiga dan keempat ARKO adalah menilai risiko dari ancaman prioritas dan menyusun strategi pengelolaannya. 

Selengkapnya

Implementasi & Tinjauan

Langkah kelima ARKO adalah  mengimplementasikan strategi pengelolaan dan merencanakan peninjauan berkala. 

Selengkapnya

Bagaimana ARKO dilaksanakan?

Focus Discussion Group ARKO dilaksanakan dalam bentuk rangkaian pertemuan yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan. Setiap pertemuan menggunakan format yang telah didesain sebelumnya, dan setiap diskusi difasilitasi secara netral. Klik tombol berikut untuk mendapatkan informasi detail mengenai cara analisa risiko kesehatan orangutan dilakukan.

Sebuah misi bersama untuk mengelola kesehatan orangutan di Indonesia

30+

Institusi dan ahli yang terlibat langsung dalam pengelolaan kesehatan orangutan.

5

Rangkaian Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Discussion Group) secara daring dan luring.

 

3

spesies orangutan yang akan didiskusikan.

1 Tujuan

Bersama-sama merawat kesehatan orangutan, manusia, dan lingkungannya.